Pages

Labels

My Blog List

Followers

Tampilkan postingan dengan label Kata-Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata-Kata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Desember 2013

l.o.v.e

Aku tidak tahu ini apa namanya
Aku sangat menikmati setiap saat bersinggungan dengan hidupnya. Mataku hidup, darahku terasa mengalir dingin setiap saat mendengar namanya disebut.
Yang tanpanya aku merasa kosong. Teman yang bisa jadi kekasih. Pacar yang selalu jadi tempat bercerita, menjadi guru, inspirasi, walau kadang bisa jadi teman ribut. 
My partner in crime
I miss him
My best partner in life
Aku tidak ingin berhenti disini. Aku ingin terus berjalan bersamanya. Meski kadang tertatih.

Aku mau

Selasa, 27 Agustus 2013

such a worst thing, but



When destiny calls you, you must be strong. Phill Collins, OST. Tarzan

No Mountains too high, for you to climb
All you have to do is have some climbing faith
No rivers too wide, for you to make it across
All you have to do is believe it when you pray. Celine Dion, I’m your angel

Jangan Cuma ngeluh cari dukungan, tapi kamu sendiri nggak mantap sama keputusanmu.Kakak

Kemungkinan besar, semua tidak akan semudah apa yang dipikirkan
tapi hidupmu tidak akan berubah lebih baik, kalau kamu tidak memulainya
be strong dora !

Aku benci ketika kau mengatakan satu alasan untuk tidak menerima telponku malam itu, malam selanjutnya, dan malam selanjutnya lagi. Itu menyakitiku. Semua yang ingin kuceritakan padamu berlalu begitu saja. Kau tak sempat mendengarkan.

Aku perempuan banyak bicara yang ingin menceritakan setiap detail waktuku kepadamu. Tentang apa yang ada dipikiranku. Tentang kelucuan film yang aku tonton di televisi yang tidak ada ditelevisimu. Tentang cuaca. Tentang taman depan rumah tinggalku. Tentang apa saja yang tidak bisa kuungkapkan lewat tulisan. Ya. Semuanya akan terasa lebih hidup jika kuceritakan langsung padamu.

Semoga yang berat diringankan
Semoga yang ringan dimudahkan
Pacar

Sabtu, 24 Agustus 2013

Direct From God

Saya seorang wanita biasa

Saya susah jatuh cinta, dan saya lama tidak punya pacar

Saya punya kisah cinta, tapi bertepuk sebelah tangan

Tapi tidak penting dengan siapa saja saya pernah jatuh cinta, atau berapa banyak hubungan terjadi tidak seperti yang saya harapkan

Karena pada akhirnya saya tau, siapa yang Engkau pilih untuk bersama saya. Dia, dan semoga memang dia

Memang butuh waktu lama untuk menyadari bahwa setiap tatapan yang tidak disengaja, jantung yang tiba-tiba lebih cepat berdetak setiap kami berdekatan, senyumnya yang tulus tapi dingin atau muka yang kuyu setiap melihat bahunya menjauh dari pandangan, adalah tanda bahwa saya sudah jatuh cinta pada lelaki itu. Ya jatuh cinta sendirian

Saya benci melihatnya mengacuhkan saya, saya benci tidak bisa menjadi dunianya, saya benci menjadi nomor dua,..nomor tiga, saya benci hanya menjadi teman. Saya ingin lebih, saya ingin menjadi wanitanya. Satu-satunya.

Saya benci hanya bisa menulis namanya di kertas yang saya simpan di dalam lemari. Yang kemudian akan saya bakar ketika sewaktu-waktu dia menyebalkan

Saya tau bahwa dunia saya sudah dipenuhi olehnya bertahun-tahun. Dia adalah obsesi yang tidak bisa saya gapai semasa itu.Wajahnya selalu timbul tenggelam dalam ingatan, hatinya yang tidak pernah saya tau seperti apa dan siapa yang mengisinya, tapi dia selalu ada. Dia selalu muncul dengan doanya. Saya menjadikannya orang pertama yang saya butuhkan, yang saya hubungi untuk semua urusan omong kosong saya,hanya  agar dia tetap ada. Dia hidup di hati saya

Saya pernah gila didepan sahabat saya menceritakan betapa sempurnanya lelaki itu, betapa baiknya dia meski bayangannya sudah jarang sekali terlihat. Saya pernah berkata pada mereka, bahwa dengan siapapun lelaki itu sekarang, dengan siapapun dia bersama. Pada akhirnya dia akan menjadi milik saya. Yah kepedean yang luar biasa. Saya bahkan sudah menanggalkan gengsi dan rasa malu saya hanya agar bisa bersamanya.

Saya masih ingat sebuah pesan singkat yang pernah saya kirim untuknya, bahwa dia tidak boleh punya pacar sebelum saya menikah. Karena saya tidak bisa melihat dia bersama orang lain. Saya tidak mau ditinggalkan sebelum saya benar-benar menemukan penggantinya.

Saya heran ketika orang-orang disekitar saya bisa melihat cinta di mata saya untuknya, sedangkan dia sendiri tidak melihatnya. Yah mungkin Engkau punya rencana sendiri kapan harus membuka hatinya.

Allah, ijinkanlah saya, untuk tetap bersamanya. Entah takdirmu berkata ya atau tidak. Hamba sangat berharap bahwa dia adalah yang pertama dan terakhir. Ijinkanlah hamba untuk menjadi lebih baik, memantaskan diri untuk seorang lelaki yang hamba impikan menjadi imam hamba kelak.Lancarkanlah hari-hari kami.

Kalaupun itu tidak terjadi, kuatkanlah kami

Kuatkanlah hati hamba untuk melihatnya bersama orang lain, dan sebaliknya. Tetapkanlah hati kami agar tetap berujung kepada-Mu, bukannya semakin lemah tanpa satu sama lain. Karena sampai saat ini, hamba tidak bisa tanpanya.


Sabtu, 12 Mei 2012

Tentang Hidup : Memanusiakan Manusia

     Manusia diciptakan untuk menjadi makhluk Tuhan yang paling baik, dilahirkan dengan tujuan yang baik pula. Kenapa harus menjadi buruk dan dibenci yang lainnya jika kita bisa menjadi baik. 

Perhatikanlah apa yang hidup tidak ajarkan padamu, tentang memanusiakan manusia??

    Ada saatnya kita merasa jenuh dan kesal dengan yang lainnya, kemudian memperlakukan mereka  semau kita. Tapi apakah kemudian kepuasan itu akan datang ke kita?? Jawaban iya akan diperoleh dari mereka yang punya rasa dendam. Dan memang kita semua punya rasa itu. Tapi bagaimana kita membuat dendam itu tidak pantas untuk kita miliki dan menggantinya dengan legowo. 

Adalah sulit memulai sesuatu yang baik

Perbuatan baik awalnya akan kamu lakukan secara terpaksa, setelah itu kamu akan bisa, kemudian kamu akan terbiasa, hingga tanpa disadari orang disekitar kamu akan berkata, Kamu luar biasa
(NN, WCC)

Bahagia itu kita yang rasakan. Sebesar apapun, kalau kita tidak menganggapnya, ya seperti itulah kita. Begitu juga sebaliknya. Bahagia itu kita yang menciptakan. Bahagia itu pilihan yang sebenarnya bisa kita upayakan.

Menjadi yang tidak dipercaya,
Menjadi yang dipandang negatif,
Menjadi yang selalu dibicarakan,
Menjadi tempat makian,
Menjadi yang ditinggalkan,
Menjadi yang direndahkan,

Sulit untuk berkata pada hati, “abaikan saja!”
Tapi cobalah…….

Tinggikan dirimu dan pandanglah kamu tidak pantas menjadi seperti itu. Karena hanya dengan menjadi lebih bijak kamu disebut pemenang, dan itu lebih membahagiakan daripada terlihat menang tapi buruk dihatinya.
Apapun, akan mendapatkan kompensasinya di waktu yang akan datang, dihadapan Tuhan. Baik atau buruk, tergantung bagaimana kita menjalaninya. Sekarang.

Memaafkan dan meminta maaf. Semuanya baik. Keduanya memberi kesempatan pada kita untuk membuang nafas lega dan berkata, akhirnya!! Keduanya membuka peluang untuk kita, memikirkan hal lainnya. Memperkecil kemungkinan apa yang disebut masalah.

Meminta maaf tidak membuat kamu menjadi manusia yang direndahkan, tapi  membuatmu rendah hati. Memaafkan tidak membuat kamu menjadi manusia yang ditinggikan, tapi menjadikanmu besar hati.

Sekolah pernah mengajarkanmu tentang ikhlas, tentang maaf, tantang segala ilmu dunia. Tapi untuk menghadapinya, kenalilah hidup. Tantanglah dirimu sendiri. Apa kamu bisa???

Saya bukan Mario Teguh yang semua ucapannya bisa membuat orang berkata, Itu Gue Banget!! Saya hanya tau bahwa menurut saya itu benar, apa yang saya katakan adalah apa yang saya pikirkan, apa yang saya usahakan untuk dilakukan. Untuk menjadi orang baik. Tidak ada yang salah dengan keinginan meningkatkan kualitas diri. Karena tidak ada orang lain yang bisa menyebut hidup saya bahagia jika bukan  saya yang memegang kendalinya. Dan mereka yang disekitar saya, adalah pendukung yang luar biasa, yang pantas untuk bahagia juga, yang pantas saya sebut manusia. Karena saya juga ingin dimanusiakan. Karena kita punya posisi yang sama di hadapan Tuhan.




"Take everything from the inside, and just throw it all away"-From the Inside

Sabtu, 21 April 2012

partner in crime, maybe



      Saya tidak tahu apa yang membuat saya berpikir untuk menulis ini. Tapi karena bayang-bayang dufan, buah tangan made in Medan dan bunga bangkai Bengkulu yang pernah dijanjikan oleh teman saya. Saya  harap setelah dia membaca tulisan yang tidak pernah saya sadari ini, semua janji2 palsunya itu bisa segera dilunasi ke saya.amin. 
    Haduuuh, seperti mau curhat gebetan aja. Saya lebih suka menyebutnya, Dia. Dia adalah teman paling absurd yang pernah saya kenal selama kuliah di UNY. Sampai sekarang saya tidak bisa menilai sifatnya seperti apa. Berteman dengannya itu seperti naik rollercoaster, seru pas mau naik dan bikin gedeg pas mau turun. Naik lagi, turun lagi, kadang belok dan terbalik. Saya tidak berani mengatakan bahwa kami bersahabat, Saya sadar saya bukan orang yang baik menjadi sahabatnya. Meski kami dekat dan sering jalan bareng. Saya tidak selalu ada 24 jam saat dia sedih, saat dia butuh, menemani dia, atau memberi advice2 super saat dia sedang galau. Benar juga kata teman saya dulu, saya orang yang tidak bisa menempatkan diri, mungkin ini salah satu maksudnya. Saya bukan orang yang sensitif akan keadaan orang lain. Tapi mungkin masuk akal ya kalau saya tidak mau dibilang suka mencampuri urusan orang lain.

    Saya percaya, sebenarnya hati kecil seseorang itu lebih tau apa yang terjadi pada hidupnya, pada apa yang membuat dia bahagia, pada apa yang bisa membuat dia move on atau terjatuh. 

Jadi saya selalu membebaskan siapapun untuk bercerita pada saya tanpa saya harus berkata panjang lebar, cukup mendengarkan atau tersenyum. Begitu juga ketika teman saya itu tiba-tiba menangis di dalam kamar saya. Saya bingung dan akhirnya membiarkan dia menangis dikasur sampai ngiler tanpa harus berkata, "Jangan menangis, kamu harus kuat."

Saya cuma bisa bilang, "Jangan ngiler dikasur saya, kamu harus cuci spreinya!"

Ini adalah hal bodoh yang mungkin tidak pantas dilakukan ketika teman kamu sedang bersedih.
   Tidak bisa dipungkiri, sejak dia satu kos sama saya, saya lebih mempunyai teman dekat. Dunia saya jadi lebih berwarna. Ditambah dengan kehadiran anak kos lainnya. Setiap orang pasti punya kelebihan dan kelemahannya masing2. Satu hal yang saya tau dari dulu, apapun  yang serba berlebihan itu tidak baik. Begitu juga dengan pertemanan. Saya akui saya sering bosan dengan teman saya itu, dan menjadi sangat malas meladeni kehadirannya. That’s all. Dan Dia?? Seakan-akan saya ini pacarnya aja,

 “Kamu kenapa sih do? Kamu marah ya sama aku?”
“Enggak!”
“Ah kamu bohong!”
“Enggak, aku cuma lagi sibuk mikirin skripsi.”
“Ah ya udah deh. Aku naik ya :( ”,
Ngloyor ke lantai 3 dan gak turun2 lagi.
Haduuuh. Saya  yakin dia itu sebenarnya cewek jadi2an yang bernafsu buat nembak saya jadi pacarnya.

Dia teman yang baik. Dia suka membagikan barang yang dia punya kepada teman2nya. Sampai virus herpes pun dia kasih ke saya. Saya yakin dia puas melihat herpes saya semakin senang tinggal di Surabaya.
Saya sendiri jarang memberikan apa2 ke dia, karena saya memang nggak punya apa2. Ketika dia berulang tahun saya cuma bisa kasih krupuk sisa makan malam saya. Ngasih bunga saat dia wisuda juga nggak kesampaian.

     Satu motto yang sampai saat ini saya pegang dari dia yaitu, Belilah barang yang mau kamu beli, meski kamu lagi bokek, urusan makan pasti ada jalannya. Yang intinya kalau kamu sedang sangat ingin membeli barang yang kamu inginkan, sedangkan uang bulananmu tidak mencukupi. Belilah, besok kita masih bisa makan dari mana saja. Lebih baik menyesal karena membeli. Yah semacam itulah ilmu geblek kami, akuntansi atau shopaholic ya???
     Tidak pernah menyangka, kalau waktu semakin terasa cepat belakangan ini, kalau waktu bisa membuat saya, dia dan mungkin teman2 kami yang lain merasa nggak rela untuk keluar dari safety zone kami. MAHASISWA. Beberapa bulan yang lalu, kami masih tidur bersama dikamar kos, nmenghabiskan sisa-sisa malam tahun baru berkeliling jogja berdua dan makan burger jam 4 pagi, jambak2an, jutek2an, memberi bunga ke Dosen, ngopi, belanja dan belanja lagi.

Ahh saya bahkan lupa hal apa saja yang pernah kami lakukan bersama....................

   Sekarang dia selalu jadi orang pertama yang saya hubungi kalau saya ada waktu luang dan kesepian di Surabaya. Dia adalah teman, yang tidak memberi harapan palsu apapun tentang hidup, karena hidupnya sendiri galau, sama seperti saya hahaa. Apapun keadaannya, saya akan bersikap sama padanya. Jutek dan acuh. Dia sekarang menjadi orang yang sangat sulit dihubungi, ahh biar saja. Biarkan dia mencari tujuan hidupnya. Dia tahu saya masih ditempat yang sama.

Tapi terimakasih kamu, sudah membuat saya menangis gara2 sms 'panjang-lebar'mu yang tiba2 harus pindah ke medan itu. Dan saya teringat lagi dengan kata2 yang pernah saya tulis dulu, teman kontrak. Apa benar ada ya? Kita berteman cuma 4 tahunan ini dan tidak tahu kapan bisa bertemu lagi. Sama seperti keberadaan teman2 saya yang lain, yang segera pergi dari jogja setelah mereka lulus. Walaupun sampai saat ini semuanya baik2 saja. Apa iya suatu saat kita bakal ketemu lagi???Well let it be surprise with our success stories.


 Dia pernah memberi saya kotak ini dan saya memilih untuk menyimpan semua mimpi dan cita-cita saya disini. Saya pajang setiap hari dimeja kantor. Kelak 1-2 tahun lagi saya akan membaca ulang apa yang pernah saya tuliskan. Dan mencoret apa yang sudah saya capai. Salah satu tulisan itu berisi, Dia.


Ahhh sudah jam 5 pagi, saya terbangun dari tidur.

Jumat, 16 Maret 2012

God, love happen!!

aku menertawakan takdir
Aku menertawakan diriku yang tergila-gila padamu lagi
Dan aku benci melakukan ini

Aku mendadak menjadi orang gak jelas yang ingin memukul orang, menjambak rambutnya, dan berteriak waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..............
Aku menjadi linglung dan pendiam, dan mondar-mandir di menit berikutnya
Dan aku juga gak tau kenapa begini

Aku jadi senang menunggu malam hari
Memikirkanmu diam-diam dan mencoba menuliskanmu dalam blogku tapi tidak bisa
Karena semua kata-kata yang aku tau belum bisa menerjemahkan apa itu

Aku menjadi orang yang mengagungkan cinta buta
Aku menjadi orang yang kembali pada konsep cinta monyet, menyukai orang bukan karena imannya, bukan karena rupanya, tapi karena keberadaanmu,
dan aku tidak ingin dimentahkan oleh siapapun, 

Dan tidak ada yang mampu menawarnya

Aku takut sendirian
Karena sendiri membuatku leluasa memikirkanmu, bermimpi, dan patah hati
Tapi aku suka

Aku tidak pernah bosan bersamamu, setiap hari melihatmu, 
Mengingat bahwa kau adalah sosok yang selalu menjadi obsesiku, bukan dia atau siapa seperti yang mereka tau
Dan aku mendadak mual kalau perasaan itu menyublim menjadi suka, yang membuatku gila dalam beberapa waktu

Aku suka karena kamu sangat baik memperlakukanku sebagai seorang teman wanita, bukan teman kencan
Dan aku semakin tau kalau kamu benar-benar teman yang baik dan setia kawan
Aku sangat suka menyebutmu sahabat

Aku percaya kalau Tuhan memang tidak membagikan sisi kebaikan manusia secara merata yang kalaupun aku tau keburukanmu, aku suka itu dan aku terima. 
Aku ingin selalu menjadi teman yang baik untukmu

Aku benci kenapa kau bisa dengan mudahnya meredup, dan menyala kembali setiap kita bersama dalam waktu yang cukup lama. Aku suka bersamamu
Karena denganmu, ada banyak perhatian dan hal kecil namun bodoh yang kau lakukan padaku dan itu saja sudah cukup membuatku jatuh hati padamu

Aku merasa bodoh berhadapan denganmu, semua perhatian yang kuberikan, pertolongan yang aku tawarkan kadang begitu ganjil
karena semua yang aku lakukan adalah demi kamu, hanya untuk mendapat tanggapan darimu


Aku jadi suka membuka jejaring sosialku hanya untuk menunggu kamu online, mengomentari statusmu atau hanya untuk sekedar menentramkan diriku dan perasaan yang dulu ada itu semakin tak terbantahkan lagi

Aku rindu di semua tempat aku pernah bersamamu
Karena aku tidak ingin ingatan itu hilang dariku, sangat ingin kembali kesana bersamamu

Tuhan, aku berdoa agar aku bisa jatuh cinta, meski aku sangat takut melakukannya
Dan aku benar-benar jatuh cinta, hanya "bisa" jatuh cinta
Pada dia, yang aku juga tidak tau karena apa
Pada dia, yang aku juga tidak tau kenapa dia (lagi)

Keterbukaan ini, akan mengacaukan atau lebih baik sebenarnya?

Keterbukaan yang mengalir karena obrolan di dunia maya:

Menyelesaikan kuliah, mengumpulkan uang, baru memikirkan wanita. 12 jam aku semakin bangga pada sosokmu. Itulah kebodohanku.
Aku merasa semua yang ada dikamu adalah kebaikan
Kuulangi terus kata-kata itu sampai aku sadar, bahwa ketidaksengajaan ini adalah alurmu Tuhan

Kau membuatku jatuh cinta dan kau yang memutuskannya
kau memutuskannya dengan kedewasaan yang tidak akan pernah bisa aku tau kenapa aku bisa menerimanya,
dengan cara  yang tidak aku sadari, dan tanpa disadarinya juga. just the way it is




                          kali ini, aku tidak merasakan ada jarak antara patah hati dan jatuh cinta









Kamis, 01 Maret 2012

short message



maybe I'm not the right person who can decide "yes" or "not"; "right" or "wrong" in one condition
but I exactly know the meaning of comfort
I don't have to tell "why and what the reason is"

Kepada : orang dewasa

Mereka yang mengaku orang dewasa
Mereka tahu tapi mengabaikan
aku punya dunia dan aku akan baik-baik saja

Mereka yang mengaku orang dewasa
Mereka tahu tapi tidak mau tahu
Aku bukan masalahnya dan aku bukan masa depan yang tertunda

Mereka yang mengaku orang dewasa
Mereka tahu tapi bisu
Aku benci menuliskan kesedihan

Mereka yang mengaku orang dewasa
Mereka tahu tapi tidak tahu


Aku tidak ingin disini
Aku tidak ingin disana
Aku ingin disurga saja
Membuang sedihku ke dunia

Atau harus kuberikan seribu cermin untuk berkaca???

Rabu, 01 Februari 2012

My Silly Galaxy part 3


Elegi

Lelaki berparas putih itu turun dari motor satria kesayangannya, menyapa Edi sang juru parkir yang merupakan teman baiknya. "Gimana kemarin Pak, jadi ke bengkel?', sapanya ramah. "Iya Mas, jadi ternyata kampas remnya habis", jawab Pak Edi. "Owh gitu, pantesan g enak banget dipake. Aku masuk dulu Pak", kata lelaki lagi sambil berlalu meninggalkan tempat parkir lalu menuju ruang belakang sebuah gedung dan segera berganti pakaian. Lelaki itu Adi, usia 23 tahun. 3 tahun yang lalu, dia memutuskan untuk berhenti kuliah dan pergi menyusul kakaknya di Kalimantan. Dan disinilah ia sekarang. Tinggal berdua dirantau orang dengan kakak perempuannya. Adi diterima menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan besar di Kota Banjarmasin berkat ijazah SMA-nya.
   Pukul 17.00 Adi baru keluar dari tempat kerjanya. Hujan mengguyur Kota Banjarmasin malam itu. Adi bergegas mengenakan jas hujan kelabunya. Dia harus segera pulang. Kakaknya sedang sakit dan dia harus membelikan obat di apotek. Sehabis tarawih, Adi duduk di balkon rumah kontrakannya. Memandang keindahan malam Ramadhan di Banjarmasin. Ada kerinduan mendalam di hati Adi untuk bisa pulang ke kampung halamannya di Jogja. Bertemu ayah dan adiknya. Adi merupakan 3bersaudara. Ibunya meninggal ketika ia masih bayi. 1 bulan lalu, dia menerima telpon dari keluarga bahwa neneknya meninggal dunia. Namun saat itu Adi dan kakaknya tidak bisa pulang karena tidak ada biaya. Bisa dibayangkan betapa kesedihan menggelayut di hati kakak beradik itu. Dan tadi kakaknya memberitahunya bahwa lebaran ini mereka akan pulang. Ke Jogja. Adi tersenyum. Senyum yang indah.
**********
      Nadia tetaplah Nadia. Tak pernah berubah. Tetap tumbuh menjadi gadis 21 tahun yang angkuh dan acuh. Tujuan hidupnya saat ini adalah kuliah dan mendapatkan beasiswa untuk menyenangkan Ayah ibunya. Nad tak pernah peduli dengan penampilannya ketika para gadis sebayanya beramai-ramai mengubah diri mereka menjadi boneka.
     Nad tak pernah peduli untuk berhubungan serius dengan lelaki, setelah Adi. Ya, Adi adalah teman semasa sekolah menengahnya. Terakhir Nad melihat Adi, ketika mereka sholat idul fitri di tempat yang sama 2 tahun lalu. Itupun dari jauh. Dan Nad tidak pernah berkeinginan untuk mengejar atau berhubungan dengannya lagi. Bukan karena dendam atau hutang. Nadia telah memutuskan untuk melupakannya. Dan berhasil setelah 4 tahun lamanya. Nadia benci dengan sikap Adi yang acuh. Nadia benci dengan ulah Adi yang selalu membuatnya kesal dan marah. Nadia benci karena dia bisa peduli pada seorang lelaki ketika usianya masih 15 tahun. Karena itu Nadia memilih untuk meninggalkan hubungan itu. Dan meninggalkannya.
**********
Pagi itu, Adi dan Kakaknya menuju bandara. Seminggu lagi Hari lebaran tiba, dan pesawat pukul 11.00 akan membawa mereka kembali ke Jogja. Adi mengingat seseorang. Segera ditelponnya Arsa, teman lamanya.
"Sa, Lu tau nomer Nadia?"
                                                                        ***********
    Nadia terdiam. Dia paling tidak suka mendapat telpon tengah malam. Orang tuanya akan marah bila sampai tahu. Benarkah itu Adi? Adi menelponnya, menanyakan kabarnya dan Nad memutus telponnya. Bodoh!!! Nad mengutuk dirinya sendiri. Darimana dia tau nomernya ya? Apa dia Dijogja? "Arrrgghh kenapa jadi galau gini sih!", kata Nadia. "Harusnya kan aku udah biasa aja", lanjutnya lagi sambil ngomel-ngomel didepan cermin. Setelah mereka sudah sebesar ini, dan menjalani hidup masing-masing, tiba-tiba Adi kembali.
"Apa tadi dia bilang, dia mo maen kerumah??"
Oh My God, kenapa tadi diputus Nad!!", Nadia menyalahkan dirinya sendiri ketika ada nomor asing menelpon dan mengucapkan selamat Lebaran. Yang ternyata adalah Adi. Nad hanya sempat bilang akan menelpon balik besok kalau Nad tidak ada acara, ketika Adi berniat mengunjunginya pada hari lebaran ketiga. Keesokan harinya Nad telah membatalkan semua janjinya dan mecoba menelpon Adi. Tapi tidak aktif. Dan Nadia tetap menunggunya kabarnya. Hingga ia harus kembali ke bangku kuliah di Solo.
                                                                       ***********
7 Tahun kemudian
    Adi telah menjadi seorang wirausaha sukses dengan membuka restoran di beberapa cabang. Belakangan Adi pindah kerumah barunya di jakarta dan sedang berberes.
“Mas, wanita ini hebat ya, punya karir yang bagus, usaha sukses, dan tinggal diluar negeri pula”, kata seorang wanita yang merupakan istri Adi sambil menunjukkan profil seseorang di majalah wanita.
“Lho, ini kan Nadia??”, kata Adi dengan terkejut.
“Mas kenal dia??”, kata istrinya balik bertanya.
“Well, dia ini dulu teman kecilku di SMP. Sudah lama sekali kita gak kontak, ternyata dia sudah sukses seperti ini”,cerita Adi sambil menerawang jauh.
Dengan segera Adi mencatat alamat email Nadia yang tertera di majalah itu. Dia bermaksud untuk mencari kabar gadis jutek itu, namun tak ada jawaban.


bersambung apa tamat ya enaknya??!!!

Rabu, 16 November 2011

untitled

Ya Allah
Jagalah dia untukku
Karena dia yang selalu mengajakku dalam kebaikan
Jagalah dia untukku
Dan jadikan dia pendampingku
Agar kelak aku bisa mengabdi padanya
Agar aku semakin dekat pada-Mu
Jagalah dia untukku
Aku tidak ingin kecintaanku padanya, melebihi kecintaanku pada-Mu
Karena hanya dia yang aku tau, yang bisa aku ingat
Terimakasih karena melalui dia, Kau semakin lekat
Jagalah dia, sekalipun bukan untukku
Berkahilah dengan rahmat-Mu
Berkahilah dengan rahmat-Mu

amin, amin, amin

Minggu, 30 Oktober 2011

one alinea

Aku jatuh cinta padamu diam-diam dan kau tau. Semua berjalan sebagaimana mestinya kau dan aku. Bukan kita. Seharusnya aku sudah baik-baik saja sekarang. Tapi kenapa setiap melihat atau mendengar namamu saja aku jengah. Sekali lagi, hidup kita memang bersinggungan pada saat tertentu saja. Kita tidak saling membutuhkan. Jadi diamlah. Aku bisa hidup dengan sebelah tangan dan melewati jalan lain.Sesimpel itu kan??



Bercermin pada manusia, bukan hanya aku

asal ngomong


belajar dari teman dan hidup, bukan teman hidup


suatu saat nanti aku akan berterimakasih pada masa lalu, yang menuntun jalanku berada disini

sesuatu tidak bisa dicapai hanya dengan menangis saja, tapi aku percaya bahwa kadang menangis adalah cara paling mendesak

bahwa walaupun satu persatu mulai menghilang, hidup kita akan tetap bersinggungan. dimanapun kita berada

setiap manusia punya waktunya masing-masing dan faktor X itu ada yang tidak bisa kita bantah

aku menuliskan hidupku seperti ini, dan entah kamu aku tidak peduli caramu. tapi kita tetap ada.bukan aku dan kamu

kata tolong, maaf, dan terimakasih sudah meluluskan hidup, ikhlas...will you??

bukankah galau itu muaranya adalah menerima, harusnya sih begitu

aku sudah membayangkan bahwa aku adalah wanita yang hebat di masa depan

jawabannya hanya satu,tidak boleh terpuruk. karena apapun terpuruk itu membuatmu berhenti

malulah pada Tuhan ketika kau terpuruk, bukankah Dia selalu ada disisimu??

bahagia, setiap orang bisa membuatnya untukku, apalagi aku?

bahkan takdir itu bisa saja takdir yang berbelok,

aku asal saja punya keinginan, karena aku percaya Kau tau aku hanya butuh beberapa. Jadi kuserahkan padaMu Tuhan, mana yang Kau pilih

Biarkan hati terus berlari, dan hentikanlah ketika kau tau itu hati, bukan aku

chester saja sering bilang let it go, kenapa kau biarkan mereka menguasai pikiranmu?

dan satu lagi masaku mulai berlalu, aku diujung lompatan menuju masa selanjutnya

dan satu lagi persahabatan tercipta, aku tidak percaya akan segera meninggalkannya

Terlepas dengan siapa kita bersahabat, kita masih bisa berteman dengan yang lainnya, dan tetap saja rasanya menyenangkan

Ketika kemarahan, rasa kesal, benci, dan galau itu datang aku memang menuliskannya dan akan kudiamkan. Hingga kemudian aku lupa sedihku dan segera kuhapus tulisan itu tanpa membacanya kembali. Aku tidak mau mengingat hal yang buruk.

aku sedang belajar mengendalikan diriku ketika menghadapi keterpurukan. Apapun itu aku berusaha menghindar dari semua kegalauan meski kadang tidak berhasil, tapi aku masih ingin sebisa mungkin meredamnya.

Kita memang tidak pernah bisa tahu apa rencana Tuhan. Bagaimana Dia menyatukan umatNya atau kemudian menjadikan mereka terpisah bahkan bersaudara. Semua kuserahkan padaMu Tuhan. Tapi ijinkanlah hamba berharap engkau menjadikan doa hamba nyata.

Kita bisa membebaskan hidup terserah kita. Buatlah semua menjadi lebih mudah dan tidak merugikan orang lain, syukur malah membantu.

Semua indah pada waktunya itu kata-kata bullshit, karena kita sendiri tidak pernah puas pada keindahan yang sudah ada (ini yang disebut dengan belajar menerima kenyataan, kadang cara terbaik untuk menghadapinya adalah menjadi gila)

Menjadi diri sendiri dan menjelajah kemampuan diri sendiri adalah kebahagiaan sehingga kita bisa punya nilai bagi orang lain.

 akan kuhabiskan gagalku, hingga yang tersisa hanya keberhasilanku

Selasa, 20 September 2011

Numb

Kadang mengalami ketakutan untuk mendengarnya
Dan kadang memilih untuk tidak
Takut tidak bisa mengatasi kecintaanku padanya
Takut akan harapan yang sedikit lagi harusnya nyata
Dan ketika keinginanku sangat kuat untuk mendengarnya
Maka energinya akan mengalir hebat dalam tubuhku
Menyatu dalam suara dan karya
Dan aku tidak bisa kau apa-apakan lagi
They always make me so numb
 And I'm talking to the band I loved



Senin, 19 September 2011

belajar galau

belajar ikhlas
dan sadar bahwa kadang aku harus kehilangan dan menghilangkan

belajar menerima
dan sadar bahwa seringnya kesempurnaan itu ada karena ketidaksempurnaannya

belajar percaya
dan sadar bahwa kadang menjadi munafik itu sangat menyakitkan

belajar dicinta
dan sadar bahwa seringnya aku bisa gila hanya dengan mencinta

belajar menyayangi
dan sadar bahwa kadang kedamaian akan kutemukan disana

belajar santai
dan sadar bahwa kadang aku bahkan tidak bisa memaksa diri sendiri

belajar melepaskan
dan sadar bahwa kadang aku terlalu kuat menggenggam

belajar menjaga
dan sadar bahwa seringnya aku menjadi orang yang lalai

belajar menangis
dan sadar bahwa kadang aku kejam pada air mata

belajar tertawa
dan sadar bahwa seringnya terapi itu hanya menjadi hahaha

 belajar berterimakasih
dan sadar bahwa kadang aku sudah harus terima dengan takdir

belajar terbiasa
dan sadar bahwa kadang Tuhan menunjukkan kebenaran dengan cara berbeda

belajar bersyukur
dan sadar bahwa seringnya Tuhan memberi apa yang aku butuhkan bukan yang kita inginkan

belajar mengerti
dan sadar bahwa kadang aku terlalu sombong untuk memilih

belajar sabar
dan sadar bahwa kadang aku juga bukan siapa-siapa

belajar lembut
dan sadar bahwa seringnya aku terlalu keras pada hati

belajar kalem
dan sadar bahwa peran cewek troublemaker dan tomboy yang bener2 menawan cuma ada di ftv

belajar pinter
dan sadar bahwa komik cantik,drama korea, dan novel teenlit itu adalah racun

belajar sadar dan sadar bahwa lama-lama kata-kataku makin ngawur
ah sial aku galau

                                        17 sept 2011

pagi

pagi ini
aku ingin berada di tempat yang sejuk
yang hanya ada udara tanpa polusi

pagi ini
aku ingin berada ditemapt yang sepi
yang hanya terdengar suara burung-burung dan gesekan angin

pagi ini
aku ingin berada di tempat yang banyak pohonnya
yang berjajar rapi dan rindang

 pagi ini
aku ingin berada di tempat yang teduh
yang sinar mentari merasa malu untuk menembusnya

pagi ini
aku ingin berada di tempat lapang
yang memiliki padang dan ada awan diatasnya

pagi ini
aku ingin berada di tempat yang berair
yang ada danau dan aku menaiki sampan

pagi ini
aku ingin berada di tempat tersembunyi
yang bisa menemukan damai berbeda

pagi ini
aku ingin berada ditempat yang tak terjamah
di hutan, di pantai, di padang, di danau
yang hanya ada aku memejamkan mata, menikmatinya



                                            pagi hari

Selasa, 06 September 2011

best friend

aku tidak perlu berkata hanya untuk meyakinkan bahwa aku ingin kau
seakan aku akan patah jika tidak bersamamu, meski aku butuh kau. tapi bagaimana jika memang tidak?

aku tidak perlu bertanya hanya untuk memastikan bahwa aku satu-satunya karena sebenarnya memang tidak

Aku tidak perlu menunggu untuk sekedar tau apakah aku berarti untuk kau, atau bahkan hanya sebagai angin lalu karena aku tidak berharap ditakdirkan untuk itu

Aku tidak perlu menunjukkan bahwa aku sedekat kau mengedipkan mata atau sejauh angkasa, karena  aku tetap disini, kau yang tak pernah tau

aku tidak perlu memaksa untuk mendapatkan kata-kata seolah aku adalah satu-satunya yang kau punya,kau puja, aku akan tetap melakukannya meski itu bukan kau

aku adalah caraku menjadi ada, bersinggungan dengan hidupmu
karena keberadaan kita sangat luar biasa
best friend forever kata mereka :)

Selasa, 30 Agustus 2011

untitled

Selalu aku mempertanyakan apa ini?

Waktu telah menunggu sehingga aku berlari

Saat aku berhenti waktu tidak menjawab kenapa?

Ada saat Kau tau aku butuh Kau tuntun

Mereka berbohong

Waktu tidak mau tau itu

Dia hanya lewat, hanya menyapa

Dan aku berbicara pada

Selasa, 07 Juni 2011

growth

Do you ever feel that you grow so fast, and you do not realize this destiny in your life?
What a great God who makes you being "you". You grow as adult, you are cheerfull, you have many kinds of friend, you have family who loves you, you have a trust in God, you have a trust in your future, you are  somebody.
Well, it's talking about me , I'm feeling bad, sometimes I do not realize that I was growing as me.
 And when I realize that, I have been trough so many damn things and gotcha! I can do it with my own think. I'm so proud of myself,
I'm not crying for the stupid thing, like I ever done before. I can accept all the things which is hurt me,  it's not killing me however.
 I have another priority and thank God I still on this way. I know I can do it.
Just waiting for the day when God give his time for me, and I'll show to the world, I promise. I'm just doing  my life like the rice that I eat daily ^^

Selasa, 24 Mei 2011

bukan ditujukan untuk siapa-siapa

bocah itu,
memalingkan muka ketika melihatku
Kenapa dia tidak pernah merasa senang ketika bertemu denganku?
Dia, bocah nakal
Matanya selalu menarikku untuk bertahan,  salahkanlah
Dan senyumnya, yang merupakan harta langka yang sulit untuk kutemukan
Membuatku gila berhari-hari
Bocah licik
Membunuh 50,001% sekolahku, dan menggantinya dengan masa bodoh
Dia membuatku memilih masuk ke ruang BP daripada mengerjakan tugas logaritma dari guru baru
Bocah  aneh
Dengan datarnya menanggapi  omonganku yang sangat centil dan banyak,  dengan menjawab
 iya
dan
 tidak
hanya itu
Membuatku ingin meremas mukanya dan menangis
Karena aku berharap banyak darinya, lebih banyak dari apa yang bisa diucapkan oleh mulutnya
Bocah licik,
Yang selalu bermain-main denganku, dan selalu membuatku patah hati, tapi suka. Damn!
Bisa kau bayangkan bagaimana dia membuatku jatuh cinta
Hei, lelaki!!!kau adalah bocah itu 8 tahun lalu. Aku benci kamu.
Kenapa kau membuatku jatuh cinta?
Hingga hari ini, aku masih mengagumimu tau!!!

Trus dimana cintanya??
Di persahabatan kita katanya dia ada
Tapi tidak untuk diadakan lagi

23 Mei 2011


PS: aku selalu suka yang dingin 

Minggu, 06 Maret 2011

fast feed

aq menyukai poto ini,
selalu memandang ke atas, dan mengajaknya tersenyum
Semoga masa depan akan membalas senyumku, dan menurunkan segala keajaibannya untukku dan orang2 disekitarku sehingga kami bisa menaiki satu demi satu tangga itu dan mencapai apa yang kami impikan
Well, i love being myself, and always try to lovin' it