Ya Allah
Jagalah dia untukku
Karena dia yang selalu mengajakku dalam kebaikan
Jagalah dia untukku
Dan jadikan dia pendampingku
Agar kelak aku bisa mengabdi padanya
Agar aku semakin dekat pada-Mu
Jagalah dia untukku
Aku tidak ingin kecintaanku padanya, melebihi kecintaanku pada-Mu
Karena hanya dia yang aku tau, yang bisa aku ingat
Terimakasih karena melalui dia, Kau semakin lekat
Jagalah dia, sekalipun bukan untukku
Berkahilah dengan rahmat-Mu
Berkahilah dengan rahmat-Mu
amin, amin, amin
Rabu, 16 November 2011
Kamis, 10 November 2011
Not the end or the start of my journey
Sebulan
kemarin saya kemana ya??oke postingan sebelumnya emang gak penting sih. Itu cuma
akumulasi kata-kata selama saya hidup di bulan oktober. Kira-kira begitu. Saat
dimana saya sedang disibukkan dengan bab 4 dan 5 skripsi saya, yang mungkin
juga sebagai pelampiasan karena saya gak jadi nonton LP di GBK. Please jangan
ingetin saya tentang itu heheee. Singkat cerita, tanggal 5 Okt saya acc buat
pendadaran. PENDADARAN!! ya pendadaran. Dengan banyak pertimbangan dan
pengurusan birokrasi abc…z, akhirnya tgl 24 Okt saya pendadaran. Rasanya mau
pendadaran tuh ya, kayak terbang ke langit ketujuh, ketemu paus akrobatis,
terjun ke danau toba dan saya lupa selanjutnya. Langit ketujuh gak bisa
bayangin kayak apa, paus bisa akrobatik aja saya heran. Whateverlah. Yang jelas walaupun H-1, H-2 saya merasa sangat
santai dan baik-baik saja, malam sebelum ujian dari jam setengah 11 sampai jam
4 subuh saya gak bisa tidur. Ahh tidak, bakalan jadi mata panda nih. Oke saya
genit dan lebai.
Alhamdulillah,
hari itu dosen2 saya Bapak Ismani, M.Pd., MM; Bapak Abdullah Taman, M.Si., Ak;
dan Bapak Drs. Ngadirin, S.E., MS sangat baik-baik sekali. Allah mengabulkan doa semesta, I’m
so lucky today. Kayak pacaran gitu ujiannya (kayak pernah pacaran aj dor), berjalan
tanpa terasa. Semua beban yang saya rasa selama 2 semester kemarin perlahan
hilang. Dan hingga esok hari saya masih belum percaya kalau saya sudah
dinyatakan LULUS dengan nilai yang memuaskan. Dengan hati yang berbunga-bunga
saya menghubungi Bapak, Ibu, dan
kakak-kakak saya kalau saya sudah lulus. Mewek efek T_T
Fight for
the next step. Mungkin memang benar kata NN (No Name), kalau gak ndadak itu gak
ada tantangannya. Apapun yang terjadi, saya harus bisa yudisium November dan
wisuda Desember. Dan dengan keterbatasan waktu yang ada, saya setengah berlari
dan menjadi semakin cepat untuk bisa mewujudkannya. Ini
harus terjadi!!!!Terimakasih Allah atas semua keajaiban ini, saya percaya bahwa
Engkau akan memudahkan semuanya, memberi apa yang saya butuhkan. Terimakasih atas perjalanan pendek dengan
bermacam-macam pengalaman (Semarang aye!!). Terimakasih telah mengirimkan
orang-orang baik yang selalu menyemangati saya, mendoakan saya, dan membantu
saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian.
Tidak semua nama
bisa saya sebutkan dalam bingkisan di skripsi saya. Karena semakin lama,
semakin banyak orang yang bersinggungan dengan saya, skripsi saya, hidup saya, dan
saya gak begitu tahu siapa saja yang pantas saya tulis di halaman keramat itu
(except: My Parent and my big fams,
they’re always on the top). Selama 2 semester dengan + 8 bulan produktif
saya mengenal lebih dekat dosen-dosen saya, teman-teman saya, terutama teman
kampus saya sendiri di akuntansi. Selama masa bimbingan, teman-teman saya
datang silih berganti. Proses ini membuat saya sadar bahwa saya punya teman
lebih dari yang saya tau. Bukan lagi soal sayap kanan atau kelas Reguler. Tapi
sudah merambah ke temen2 yang lain yang dulu tidak begitu saya kenal.
Terimakasih Allah, saya jadi lebih mengenal dan akrab dengan Desi, Sandry, Cica, Eko, Monica, Siti,
Sinta, Fitri, Della, Itak, Anggit, Merri, Syarif, Risang dan yang (lagi-lagi) tidak
bisa saya sebutkan satu persatu, but I dedicated to all of
Accounting 2007. Seneng tau punya temen seperjuangan, maaf ya kalau saya suka
banyak nanya. Makasih banyak *kiss.
Saya tidak begitu ingat lagi bagaimana dan kapan
saya memulai mengerjakan skripsi saya dengan benar. Saya tidak begitu ingat
bagaimana dan kapan saya merasa menyelesaikan skripsi ini hingga saya
dinyatakan lulus, karena waktu berjalan sangat cepat dan saya tidak sempat
mengukur mimpi2 yang saya inginkan kedepan. Yang saya ingat, bahwa selama
saya mengerjakan skripsi saya pernah terjatuh, saya pernah menangis sedih, tapi
saya juga sering tersenyum, dan tertawa bahagia. Saya belajar bahwa saya hanya
harus fokus pada apa yang saya mau lakukan tanpa merasa terbebani. Don’t try to
let yourself down. Enjoy your life are be realistic and flexible. Don’t waste
your time for the stupid debates. Let them live with their own passion.
Ini, adalah alasan terbaik kenapa saya
mengambil kutipan lagu Enth E Ends Linkin Park sebagai motto di skripsi saya.
The
journey is more important than the end or the start
Ini motto lain yang saya sertakan dalam
skripsi saya
Bila Anda berpikir Anda bisa, maka Anda
benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar. Karena itu ketika
seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan
untuk menjadi bisa (Henry Ford)
Aku tidak tahu kapan aku akan sukses,
tapi aku tahu aku bisa mendapatkannya (Penulis)
Segera lakukan apa yang harus dan bisa
kau lakukan. Maka satu persatu mimpimu akan tercapai. Kerja keras dan berusaha.
(Penulis)
Yudisium,
Nov 10 2011
Minggu, 30 Oktober 2011
one alinea
Aku jatuh cinta padamu diam-diam dan kau tau. Semua berjalan sebagaimana mestinya kau dan aku. Bukan kita. Seharusnya aku sudah baik-baik saja sekarang. Tapi kenapa setiap melihat atau mendengar namamu saja aku jengah. Sekali lagi, hidup kita memang bersinggungan pada saat tertentu saja. Kita tidak saling membutuhkan. Jadi diamlah. Aku bisa hidup dengan sebelah tangan dan melewati jalan lain.Sesimpel itu kan??
Bercermin pada manusia, bukan hanya aku
Bercermin pada manusia, bukan hanya aku
asal ngomong
belajar dari teman dan hidup, bukan teman hidup
suatu saat nanti aku akan berterimakasih pada masa lalu, yang menuntun jalanku berada disini
sesuatu tidak bisa dicapai hanya dengan menangis saja, tapi aku percaya bahwa kadang menangis adalah cara paling mendesak
bahwa walaupun satu persatu mulai menghilang, hidup kita akan tetap bersinggungan. dimanapun kita berada
setiap manusia punya waktunya masing-masing dan faktor X itu ada yang tidak bisa kita bantah
aku menuliskan hidupku seperti ini, dan entah kamu aku tidak peduli caramu. tapi kita tetap ada.bukan aku dan kamu
kata tolong, maaf, dan terimakasih sudah meluluskan hidup, ikhlas...will you??
bukankah galau itu muaranya adalah menerima, harusnya sih begitu
aku sudah membayangkan bahwa aku adalah wanita yang hebat di masa depan
jawabannya hanya satu,tidak boleh terpuruk. karena apapun terpuruk itu membuatmu berhenti
malulah pada Tuhan ketika kau terpuruk, bukankah Dia selalu ada disisimu??
bahagia, setiap orang bisa membuatnya untukku, apalagi aku?
bahkan takdir itu bisa saja takdir yang berbelok,
aku asal saja punya keinginan, karena aku percaya Kau tau aku hanya butuh beberapa. Jadi kuserahkan padaMu Tuhan, mana yang Kau pilih
Biarkan hati terus berlari, dan hentikanlah ketika kau tau itu hati, bukan aku
chester saja sering bilang let it go, kenapa kau biarkan mereka menguasai pikiranmu?
dan satu lagi masaku mulai berlalu, aku diujung lompatan menuju masa selanjutnya
dan satu lagi persahabatan tercipta, aku tidak percaya akan segera meninggalkannya
Terlepas dengan siapa kita bersahabat, kita masih bisa berteman dengan yang lainnya, dan tetap saja rasanya menyenangkan
Ketika kemarahan, rasa kesal, benci, dan galau itu datang aku memang menuliskannya dan akan kudiamkan. Hingga kemudian aku lupa sedihku dan segera kuhapus tulisan itu tanpa membacanya kembali. Aku tidak mau mengingat hal yang buruk.
aku sedang belajar mengendalikan diriku ketika menghadapi keterpurukan. Apapun itu aku berusaha menghindar dari semua kegalauan meski kadang tidak berhasil, tapi aku masih ingin sebisa mungkin meredamnya.
Kita memang tidak pernah bisa tahu apa rencana Tuhan. Bagaimana Dia menyatukan umatNya atau kemudian menjadikan mereka terpisah bahkan bersaudara. Semua kuserahkan padaMu Tuhan. Tapi ijinkanlah hamba berharap engkau menjadikan doa hamba nyata.
Kita bisa membebaskan hidup terserah kita. Buatlah semua menjadi lebih mudah dan tidak merugikan orang lain, syukur malah membantu.
Semua indah pada waktunya itu kata-kata bullshit, karena kita sendiri tidak pernah puas pada keindahan yang sudah ada (ini yang disebut dengan belajar menerima kenyataan, kadang cara terbaik untuk menghadapinya adalah menjadi gila)
Menjadi diri sendiri dan menjelajah kemampuan diri sendiri adalah kebahagiaan sehingga kita bisa punya nilai bagi orang lain.
akan kuhabiskan gagalku, hingga yang tersisa hanya keberhasilanku
Sabtu, 24 September 2011
Revenge of the life
Like I ever
said, sometimes the best way to against the real life is gonna be crazy. I’m
totally known, that I was crush on a band. CRUSH ON A BAND. I love a band and
stuck on them.I almost crazy about it. I’ve become a weak person in this
moment, don’t know what to do, don’t know what to do and don’t know what to do.
Arrrgggh actually I hate this feeling, I hate become hyperbole and confusion.
It started on Sunday when I met LPST Jogja and take my t-shirt. I met Potty and friends, which is very lucky get the permit and going to the place that
could not be named. Damn, what should I do on that suckin’day? I can’t mention
its date too however.T_T
I hate when I
remember that they, that my fams don’t care
about me and this dream. That’s all. I need their attention, but nobody. It’s
hurt me a lot.Thank God for send me Nana, Windi, Yuni and Meka, I love their way to stay
beside me when I’m gonna be crying. Yeah crying. For this several day, I always
crying, when I’m alone, hear their songs in my room, in the toilet, in the way,
in everywhere. I just need a silent friend, not to be an adviser or an
entertainer. Yesterday, for the second time I’m going to the cinema, watching
Transformers, just to hear Iridescent. Lonely. Like I ever did on transformers 2.
Hasssssh, I cannot
blame anyone now, and I know I can’t do that. My regret is, can’t be a part of
this euphoria. Luckily friend I did, Widayana and Rika. Great job people, love
you a lot. Can't wait your stories. Btw, I really miss our beloved friend. Wish I can share this moment with
him. He is the best partner in crime I ever have.
That suckin’day
is over. My twitter and my Facebook are crowded by them. Nice to know all the
report, but it needs a big heart to read that part.
Wake me up when September ends.
Next I will, I promise, It’s gonna be my
revenge. I’m gonna be live for my life, for my OWN LIFE!!!!I’ve just watch
their videos live in Texas again and again. They are still awesome, they are great
and always be.They are so, it’s like when you are falling in love with someone
, all the words cannot
explain how the best she/he is for you. You just don’t know why this is happened to you. I will be a part of the next concert^^
However, thanks for coming in Indonesia
after 7 years, I hope you’ll come again for the next album. I really need you
here.
sorry for the uncomfortable condition this week, I
hate using word such as just, but, nobody, can’t, don’t know, doesn’t, wanna,
specially CONFUSION.but I did it. I can not say that I
was right and you are wrong or the other way. We are using the different
eyeglasses. Said that I’m freak, I’m hyperbole, I’m useless, I’m the siner,
whatever. You just don’t know me...sorry :)
Selasa, 20 September 2011
Numb
Kadang mengalami ketakutan untuk mendengarnya
Dan kadang memilih untuk tidak
Takut tidak bisa mengatasi kecintaanku padanya
Takut akan harapan yang sedikit lagi harusnya nyata
Dan ketika keinginanku sangat kuat untuk mendengarnya
Maka energinya akan mengalir hebat dalam tubuhku
Menyatu dalam suara dan karya
Dan aku tidak bisa kau apa-apakan lagi
They always make me so numb
And I'm talking to the band I loved
Senin, 19 September 2011
belajar galau
belajar ikhlas
dan sadar bahwa kadang aku harus kehilangan dan menghilangkan
belajar menerima
dan sadar bahwa seringnya kesempurnaan itu ada karena ketidaksempurnaannya
belajar percaya
dan sadar bahwa kadang menjadi munafik itu sangat menyakitkan
belajar dicinta
dan sadar bahwa seringnya aku bisa gila hanya dengan mencinta
belajar menyayangi
dan sadar bahwa kadang kedamaian akan kutemukan disana
belajar santai
dan sadar bahwa kadang aku bahkan tidak bisa memaksa diri sendiri
belajar melepaskan
dan sadar bahwa kadang aku terlalu kuat menggenggam
belajar menjaga
dan sadar bahwa seringnya aku menjadi orang yang lalai
belajar menangis
dan sadar bahwa kadang aku kejam pada air mata
belajar tertawa
dan sadar bahwa seringnya terapi itu hanya menjadi hahaha
belajar berterimakasih
dan sadar bahwa kadang aku sudah harus terima dengan takdir
belajar terbiasa
dan sadar bahwa kadang Tuhan menunjukkan kebenaran dengan cara berbeda
belajar bersyukur
dan sadar bahwa seringnya Tuhan memberi apa yang aku butuhkan bukan yang kita inginkan
belajar mengerti
dan sadar bahwa kadang aku terlalu sombong untuk memilih
belajar sabar
dan sadar bahwa kadang aku juga bukan siapa-siapa
belajar lembut
dan sadar bahwa seringnya aku terlalu keras pada hati
belajar kalem
dan sadar bahwa peran cewek troublemaker dan tomboy yang bener2 menawan cuma ada di ftv
belajar pinter
dan sadar bahwa komik cantik,drama korea, dan novel teenlit itu adalah racun
belajar sadar dan sadar bahwa lama-lama kata-kataku makin ngawur
ah sial aku galau
17 sept 2011
dan sadar bahwa kadang aku harus kehilangan dan menghilangkan
belajar menerima
dan sadar bahwa seringnya kesempurnaan itu ada karena ketidaksempurnaannya
belajar percaya
dan sadar bahwa kadang menjadi munafik itu sangat menyakitkan
belajar dicinta
dan sadar bahwa seringnya aku bisa gila hanya dengan mencinta
belajar menyayangi
dan sadar bahwa kadang kedamaian akan kutemukan disana
belajar santai
dan sadar bahwa kadang aku bahkan tidak bisa memaksa diri sendiri
belajar melepaskan
dan sadar bahwa kadang aku terlalu kuat menggenggam
belajar menjaga
dan sadar bahwa seringnya aku menjadi orang yang lalai
belajar menangis
dan sadar bahwa kadang aku kejam pada air mata
belajar tertawa
dan sadar bahwa seringnya terapi itu hanya menjadi hahaha
belajar berterimakasih
dan sadar bahwa kadang aku sudah harus terima dengan takdir
belajar terbiasa
dan sadar bahwa kadang Tuhan menunjukkan kebenaran dengan cara berbeda
belajar bersyukur
dan sadar bahwa seringnya Tuhan memberi apa yang aku butuhkan bukan yang kita inginkan
belajar mengerti
dan sadar bahwa kadang aku terlalu sombong untuk memilih
belajar sabar
dan sadar bahwa kadang aku juga bukan siapa-siapa
belajar lembut
dan sadar bahwa seringnya aku terlalu keras pada hati
belajar kalem
dan sadar bahwa peran cewek troublemaker dan tomboy yang bener2 menawan cuma ada di ftv
belajar pinter
dan sadar bahwa komik cantik,drama korea, dan novel teenlit itu adalah racun
belajar sadar dan sadar bahwa lama-lama kata-kataku makin ngawur
ah sial aku galau
17 sept 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
