Pages

Labels

My Blog List

Followers

Rabu, 01 Februari 2012

My Silly Galaxy part 3


Elegi

Lelaki berparas putih itu turun dari motor satria kesayangannya, menyapa Edi sang juru parkir yang merupakan teman baiknya. "Gimana kemarin Pak, jadi ke bengkel?', sapanya ramah. "Iya Mas, jadi ternyata kampas remnya habis", jawab Pak Edi. "Owh gitu, pantesan g enak banget dipake. Aku masuk dulu Pak", kata lelaki lagi sambil berlalu meninggalkan tempat parkir lalu menuju ruang belakang sebuah gedung dan segera berganti pakaian. Lelaki itu Adi, usia 23 tahun. 3 tahun yang lalu, dia memutuskan untuk berhenti kuliah dan pergi menyusul kakaknya di Kalimantan. Dan disinilah ia sekarang. Tinggal berdua dirantau orang dengan kakak perempuannya. Adi diterima menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan besar di Kota Banjarmasin berkat ijazah SMA-nya.
   Pukul 17.00 Adi baru keluar dari tempat kerjanya. Hujan mengguyur Kota Banjarmasin malam itu. Adi bergegas mengenakan jas hujan kelabunya. Dia harus segera pulang. Kakaknya sedang sakit dan dia harus membelikan obat di apotek. Sehabis tarawih, Adi duduk di balkon rumah kontrakannya. Memandang keindahan malam Ramadhan di Banjarmasin. Ada kerinduan mendalam di hati Adi untuk bisa pulang ke kampung halamannya di Jogja. Bertemu ayah dan adiknya. Adi merupakan 3bersaudara. Ibunya meninggal ketika ia masih bayi. 1 bulan lalu, dia menerima telpon dari keluarga bahwa neneknya meninggal dunia. Namun saat itu Adi dan kakaknya tidak bisa pulang karena tidak ada biaya. Bisa dibayangkan betapa kesedihan menggelayut di hati kakak beradik itu. Dan tadi kakaknya memberitahunya bahwa lebaran ini mereka akan pulang. Ke Jogja. Adi tersenyum. Senyum yang indah.
**********
      Nadia tetaplah Nadia. Tak pernah berubah. Tetap tumbuh menjadi gadis 21 tahun yang angkuh dan acuh. Tujuan hidupnya saat ini adalah kuliah dan mendapatkan beasiswa untuk menyenangkan Ayah ibunya. Nad tak pernah peduli dengan penampilannya ketika para gadis sebayanya beramai-ramai mengubah diri mereka menjadi boneka.
     Nad tak pernah peduli untuk berhubungan serius dengan lelaki, setelah Adi. Ya, Adi adalah teman semasa sekolah menengahnya. Terakhir Nad melihat Adi, ketika mereka sholat idul fitri di tempat yang sama 2 tahun lalu. Itupun dari jauh. Dan Nad tidak pernah berkeinginan untuk mengejar atau berhubungan dengannya lagi. Bukan karena dendam atau hutang. Nadia telah memutuskan untuk melupakannya. Dan berhasil setelah 4 tahun lamanya. Nadia benci dengan sikap Adi yang acuh. Nadia benci dengan ulah Adi yang selalu membuatnya kesal dan marah. Nadia benci karena dia bisa peduli pada seorang lelaki ketika usianya masih 15 tahun. Karena itu Nadia memilih untuk meninggalkan hubungan itu. Dan meninggalkannya.
**********
Pagi itu, Adi dan Kakaknya menuju bandara. Seminggu lagi Hari lebaran tiba, dan pesawat pukul 11.00 akan membawa mereka kembali ke Jogja. Adi mengingat seseorang. Segera ditelponnya Arsa, teman lamanya.
"Sa, Lu tau nomer Nadia?"
                                                                        ***********
    Nadia terdiam. Dia paling tidak suka mendapat telpon tengah malam. Orang tuanya akan marah bila sampai tahu. Benarkah itu Adi? Adi menelponnya, menanyakan kabarnya dan Nad memutus telponnya. Bodoh!!! Nad mengutuk dirinya sendiri. Darimana dia tau nomernya ya? Apa dia Dijogja? "Arrrgghh kenapa jadi galau gini sih!", kata Nadia. "Harusnya kan aku udah biasa aja", lanjutnya lagi sambil ngomel-ngomel didepan cermin. Setelah mereka sudah sebesar ini, dan menjalani hidup masing-masing, tiba-tiba Adi kembali.
"Apa tadi dia bilang, dia mo maen kerumah??"
Oh My God, kenapa tadi diputus Nad!!", Nadia menyalahkan dirinya sendiri ketika ada nomor asing menelpon dan mengucapkan selamat Lebaran. Yang ternyata adalah Adi. Nad hanya sempat bilang akan menelpon balik besok kalau Nad tidak ada acara, ketika Adi berniat mengunjunginya pada hari lebaran ketiga. Keesokan harinya Nad telah membatalkan semua janjinya dan mecoba menelpon Adi. Tapi tidak aktif. Dan Nadia tetap menunggunya kabarnya. Hingga ia harus kembali ke bangku kuliah di Solo.
                                                                       ***********
7 Tahun kemudian
    Adi telah menjadi seorang wirausaha sukses dengan membuka restoran di beberapa cabang. Belakangan Adi pindah kerumah barunya di jakarta dan sedang berberes.
“Mas, wanita ini hebat ya, punya karir yang bagus, usaha sukses, dan tinggal diluar negeri pula”, kata seorang wanita yang merupakan istri Adi sambil menunjukkan profil seseorang di majalah wanita.
“Lho, ini kan Nadia??”, kata Adi dengan terkejut.
“Mas kenal dia??”, kata istrinya balik bertanya.
“Well, dia ini dulu teman kecilku di SMP. Sudah lama sekali kita gak kontak, ternyata dia sudah sukses seperti ini”,cerita Adi sambil menerawang jauh.
Dengan segera Adi mencatat alamat email Nadia yang tertera di majalah itu. Dia bermaksud untuk mencari kabar gadis jutek itu, namun tak ada jawaban.


bersambung apa tamat ya enaknya??!!!

Selasa, 17 Januari 2012

we're only kids

Ketika aku lagi ngubek-ngubek file poto di laptop. Gak sengaja nemu poto ini. Unyu banget gak sih masa kecil akuuwh^^ (niru gaya alay). Ini poto waktu aku duduk di bangku TK. Namanya TK PKK 23 Srandakan. Tahun 1995 kalo gak salah. Aku lupa poto itu diambil pas acara apaan. Itu aja dapetnya dari temenku beberapa waktu lalu. Seneng juga ternyata masih ada kenangan yang tersisa dari jaman TK dulu.
Siapakah kami dimasa depan??

Kalo ada yang bilang masa paling indah itu adalah putih abu-abu alias SMA. Buatku sih nggak. Tetep yang paling unyu itu ya masa-masa TK. Kapan lagi coba aku bisa punya acara pesta kebun setiap Hari Sabtu, duduk manis di kursi kecil warna-warni kayak beruang madu. Makan bubur kacang ijo sampai tempe benguk (makanan jawa) rame2. Kapan lagi aku bisa sekelas sama anak2 cowok yang masih suka dibedakin sama mamanya cemong2 gitu. Trus pulang bareng cowok2 umur 6 tahun yang suka godain dan ngibasin rokku. Kapan lagi aku dapet uang saku kalo gak sekolah. Jaman itu uang sakuku masih Rp. 50,-. Aku sih lupa dengan uang segitu aku bisa jajan apa. Tapi dengan pedenya tuh duit selalu aku genggam sampe tanganku basah dan bau logam.
hasil kreasi anak bangsa. Aku
Ngomong-ngomong soal kesibukan kita anak-anak TK karier, setiap hari kita bermain seni melipat, bikin ikan-ikanan trus dikasih sisik, ditempel di buku gambar. Ngegambar juga. Dulu ada temenku yang kalo kesekolah bawa pastel sendiri. Itu lho pastel gambar hutan warna ijo, harganya Rp. 4.000,00 an kalo g salah (gila, efek berkutat dengan akuntansi dan duit bertahun2, nulis duit aja komplit pake rupiah,00), pastel barang yang gak kuat kubeli saat itu. Kita  suka maen pasir, kita buat 6 gundukan pasir kecil- kecil dibentuk bunga, trus dibolong tengahnya pake telunjuk. That’s so simple. Selain itu kita juga maenan lego, maenan yang trend banget saat itu. Bete kalo inget dulu sering slek sama temen karena rebutan maenan, yang ujung2nya aku kebagian lego butek2 (nasib anak cupu). Kita bisa buat macam2 bentuk dari lego ini, kuda, robot, jerapah. Tapi berhubung aku berdarah arsitek. Mentog cuma bisa bikin replika Ka’bah sama piramid.


Di TK-ku cuma ada satu buah ruangan. Dengan beberapa buah njot-njotan, ayunan, dan perosotan. Gak ada kamar mandi, *iya TK ku belum merdeka. Tapi cuma di TK aku bisa ngrasain buang air kecil rame2 bareng cewek2 trus tiba-tiba segerombolan anak-anak cowok pada ngintipin dan kita semua heboh jejeritan gak jelas. Ada sebuah sumur yang kata Bu guru gak boleh dideketin *takut kecebur. Di deket sumur itu ada pohon kelapa. Tiap kali ada kelapa jatuh ke sumur, kita selalu heboh. Dari situ aku tau sundel bolong. Gak tau hubungannya darimana. Aku inget dulu sepulang sekolah diajakin sama temenku cowok ngambil bunga sepatu dirumahnya. Lebih tepatnya di kebon sih. Demi bunga itu, aku rela lompat pagar belakang rumahnya kayak maling. Dan beberapa tahun kemudian aku baru tau kalo bunga yang dengan pengorbanan aku ambil bukan bunga sepatu. Aku merasa tertipu.

TK-ku gak sekeren TK-TK jaman sekarang. Liat aja backgroundnya, aku ngliatnya kita kayak anak-anak korban perang jaman Jepang. Biarpun gitu, sekolah itu termasuk TK favorit dan menghasilkan orang-orang keren *alis mulai naik. Sebagian dari mereka masih kontak dan temenan sampai sekarang. Sebagian masih familiar sama wajahnya, sebagian sisanya *maaf aku emang lupa ^^. Yang aku tau mereka udah gede2 dan sudah menjadi seseorang (iyalah 16 tahun kemudian). Ibu guru yang disebelah kiri namanya Bu Sri, tetanggaku. Beliau meninggal beberapa tahun lalu. Dan disebelah kanan, namanya Bu Is. Beliau masih mengajar hingga sekarang dan menjadi kepala TK. Harusnya sih ada satu lagi, namanya Bu Kalimah. Ehm bakatku harus keluar nih. *singing...Terpujilah wahai engkau Ibu-ibu guru, namamu akan selalu hidup dalam sanubariku ^_^....terimakasih Ibu-Ibu guruku tersayang. Berkat kalian, perjalanan kami dimulai.

Ayo tebak aku yang mana???

.

Sabtu, 14 Januari 2012

Whazz Up 23!

     Hmmm tanggal 09 Januari kemarin aku ulang taun lho *kado dong! Yap I've got my 23th. G usah ngomongin resolusi kali ya. Let it be mine ^^. Seperti ultah2 biasa dan pada umumnya di muka bumi, aku juga nerima ucapan2 selamat ulang taun, dari Presiden Obama, Mas David Villa, Om Pep Guardiola, Jerry Yan, Kedubes Inggris, Rain, Chester, sampai temen2 aku. Oke cuma yang terakhir yang bener. Satu-satunya orang yang ngucapin secara langsung ya Kakakku. Ultah kali ini emang beda banget kayak sebelumnya, yang selalu heboh dirayain sama Pinky dan temen2 kampusku. Well it means nothing!
    Karena keburu kerja, pagi itu aku nggak sempet buka hp sama sekali. Apalagi di kantor, tagihanku numpuk. Setelah kerjaan lumayan beres, aku sempetin buka hp dan menemukan banyak sms dari orang-orang. Happy happy two thousand^^ Terharu deh ternyata masih banyak yang sayang sama aku, inget sama ultah aku (Walaupun kemungkinannya cuma ada 2, pertama tau dari facebook, kedua karena dari namaku mereka juga tau kalo aku bakalan ulang taun di Januari *hopeless). Rasanya pengen cepet2 buka laptop dan curhat. Gak mungkin dong aku make computer kantor, soalnya seluruh computer disitu saling connect. Gak lucu kalo curhatanku dibaca orang kantor. Jadi sementara aku gak ada kerjaan, aku nulis di kertas bekas.
    Diantara banyaknya pesan yang dikirim temen-temen, ada pesan yang bikin aku seneng kayak diawang-awang dan kepentok genteng. Ada adek angkatanku yang ngirim ucapan selamat ulang taun, dan bilang kalo dia terinspirasi setelah baca blogku. Nah pertanyaannya, cerita aku yang manakah yang bisa bikin mood boster 2012-nya jadi lebih semangat??? Hehee no matter, aku seneng juga karena ternyata cerita-ceritaku yang gak jelas itu berguna bagi orang lain. Alhamdulillah. Kiss Wahyu Astri Kurniasari, you rock!
Sekarang tiap kali ulang taun pasti inget Danar. Yah mau gak mau pasti inget dia. Gak ikhlas gitu bilangnya hahaaaa….Kayaknya aku udah pernah cerita soal temen2 kuliahku sih, Dia salah satunya. Temenku yang baik hati dan ganteng sekali (semoga ditraktir, amin amin amin). Aku suka kebetulan ini, berasa punya sodara baru, dan tradisi ngrayain ultah bareng2  bikin kita jadi punya kesempatan untuk maen dan ngumpul bareng si sayap kanan. Sayang taun ini aku sendirian. Gak bareng Danar dan temen2 aku lagi. Tapi ya gak papa, karena itu berarti Tuhan mengabulkan doaku bahwa tahun kemarin bener2 jadi ultah terakhirku sebagai mahasiswa. Danar, will you be the next??Tolong ya wakilin aku kalo anak2 besok minta traktir hehee.
Pertama-tama aku mo ngucapin makasih sama temen-temen aku yang bersedia nyelametin dan doain aku via facebook (yang sempet keblog wallnya karena ulah tidak tau siapa), twitter, phone *sambil nyium piala citra. Kedua, end of all thank for all the wishes, best wishes! Sangat mengagumkan melihat bahwa harapan yang mereka buat untukku, melebihi harapan-harapan yang aku bangun sendiri.  Yang paling aku suka, banyak dari mereka yang berharap aku segera dapet jodoh dan cepet nikah. Ini nih yang aku aminin lebih banyak hehee. Thank God, for the best life. Please,  make all the wishes happen. For me and for them too.
bareng2 sama temen2 yang gokil dan keren itu adalah kado terindah ^^nangis darah
 Sebenernya mo upload poto orang-orang stress itu, tp koneksinya jelek bgt, kapan2 aja ya

With love


wanita feminin wanna be



Rabu, 04 Januari 2012

Ngoceh kerjaan

        Nggak berasa udah satu setengah bulan aku kerja di Wahana. Ngomong-ngomong soal kerja, aku kerja di sebuah perusahaan swasta bidang jasa konstruksi. Semoga aku gak dituntut karena nyebut nama disini ^^. Jadi bagi kalian yang kerja di perusahaan kontraktor, seperti Adhi Karya atau sejenisnya, bisa supply tiang pancang atau pesan jasa pancang dari perusahaan kami. Bayar kok. Oh ya aku kerja di bagian administrasi. Job desc-nya, bikin tagihan. Jangan bayangin aku sbg debt collect. Beda!Aku kan manis. Kerjaanku gampang-gampang susah sih. Karena kemarin2 aku masih nemenin Ce Selly (Karyawan yang mau aku gantiin, karena dia resign) dan pak Robbi ya semuanya diajarin sama mereka.Tapi tetep aja masih banyak yang ngeblank. Dan mulai Januari ini, aku resmi gantiin Ce selly, meskipun belum resmi juga, soalnya aku masih percobaan selama 3 bulan. Kalo oke, bisa diterusin. Kalo gak ya, go out!Sesimple itu hidup gw. Senengnya kerja itu kalo banyak proyek, waktu terasa sangat cepat berlalu. Gak enaknya itu ketika kamu mulai kerja pukul 08.00 dan selesai pukul 17.30 tapi belum ada satu proyek pun yang berhasil kamu buat tagihannya. Mabok gak. Pengen nyebur ke Raja Ampat. Ngademin kepala. Untung aku sama Ce selly udah sempet beresin file-file yang ampun berantakan. Gimana nggak, tiap kali ada yang nanya proyek A, atau kuitansi nomer sekian, atau nanya SPK, pasti Cece sama Pak Robi bisa muter2 diruangan yang sempit, maen buka tutup loker, dan voilaa! Dokumen yang mereka cari ada dimeja. Aku???bingung ngliat mereka berdua. Kok bisa? Tapi aku gak nyalahin mereka kok, karena sebenarnya aku juga dodol. Seringnya sih salah bikin kuitansi. Masalahnya adalah aku susah menghafal nama2 orang dan perusahaan dari tiap proyek, Liem Ping Hong lah, Fernandez, Tjia san ek, Ko Ping Kek, untung kagak ada Ti Pat Kay. Masalah lagi tiap kali ada telpon masuk. Kalo misal dari luar sih oke ya, ntar kita tinggal tanya dari siapa keperluannya apa, nulis dikertas. Nah kalo yang nelpon intercom, malah puyeng aku. Tiba2 ada telpon dan langsung ngomong, Dora ini bla bla bla.......(Aku) oh ya Buk, Oh ya Mbak, Oh ya Ce. Klik. Telpon ditutup, aku baru sadar, itu tadi yang nelpon siapa ya? Kalo udah kek gitu, orang yang seharusnya kupanggil Ce malah kupanggil Buk, yang harusnya Ibu2 malah kupanggil Mbak, yah kacau deh. Jadi sekarang aku lagi banyak belajar mendengarkan, bukan cuma mendengar, dan yang pasti mengenali suara orang. Gara2 sering make headset nih, pendengaranku rada2 amburadul #tepuk2kuping.
     Pernah suatu kali atasanku yang bagian keuangan minta kuitansi line phone karena yang megang kuitansi diruangannya gak ada.Aku sama Ce Selly kalap, karena kuitansinya gak ada di arsip kita. Ce Selly mutusin buat nyari di file punya karyawan lain . Aku tetep nyari di mejaku. Tiba2 ada telpon, "Dor disini gak ada siapa2, kamu bantu aku cari kuitansinya ya?" Aku ngira itu suara atasanku tadi. Ya otomatis aku langsung ke ruangan beliau. Eh begitu aku buka pintu, kita malah pandang-pandangan. Kenapa ini?Kenapa beliau diam, kenapa aku diam? Bego. Dora, bukan dia yang nelpon. Aku langsung keruangan sebelah dan ketemu Ce Selly. Kampret, ternyata dia yang nelpon. Malu gw. Ibaratnya orang jawa, aku itu kayak Ulo marani Gebuk. Kuitansinya belum ketemu, tapi udah berani nemuin atasan.Cari mati. Hufet...
       Pengennya sih pas masuk dunia kerja aku bisa tampil anggun, kayak wanita karier gitu, pake blazer, celana bahan, sepatu hak. Tapi ternyata nggak, tampilanku seperti apa adanya anak kuliahan. Kemeja, jeans, sneakers, kadang make sandal jepit dikantor. Please cowok2, kasih aku kesempatan untuk berubah T_T. Aku udah sadar, sebagai anak muda yang berjiwa muda, sebagai seorang anak gadis, aku harus selalu tampil prima, fresh, feminin dan manis (tetep). Jadi aku mulai merubah penampilanku, dengan memakai blazer, celana bahan, bros unyu2, gelang dan sepatu flat hehee. Alibi gw, sekarang lagi musim ujan di Surabaya, kalo make high heels sayang tauk! Apa emang gini ya kerja di lingkungan kontraktor. Santai kayak diplant, biar kacau tapi tetep keren. Wuiih oke tuh pantun. FYI, Plant tuh tempat lapangan kita.
Aku gak tau apa aku bakal bertahan diperusahaan ini hanya untuk 3 bulan aja atau bakalan lama. Awalnya aku g nyaman kerja dikantor ini. Bukan, bukan karena job desc yang aku dapet. Ya kadang ada hal2 yang lebih baik kita hindari. Aku pengen mencari hidupku sendiri, mencoba mandiri dengan jalan yang aku mampu. Itu yang kumau. Aku sempet cerita sama seorang temenku soal kerjaanku dan dia bilang aku harus bersyukur atas semua yang udah aku raih saat ini. Tapi kemarin,temenku tiba2 sms aku, Dora I have the same feeling like you about my job actually. Well, spechless. Apa untuk bisa bersimpati pada orang kita harus merasakan dulu apa yang mereka rasakan? Sebenarnya aku benci menghakimi hidup orang lain, karena aku sadar aku juga nggak yakin bisa melakukannya jika itu terjadi padaku. Tapi itulah gunanya teman ya^^ dan aku yakin, gak cuma aku atau dia yang merasakannya, tapi masih banyak temen2 yang lain yang mungkin baru memulai debut pertama mereka bekerja. Well Guys, welcome to the Jungle, life isn't easy, move or just stay on your  safety place!
Masa depanku masih abu-abu nih. Kalau besok aku resign ya gak papa, kalo diterusin ya semoga aku diberi kekuatan lebih untuk bertahan dan menyelesaikan kerjaanku disana. (Berdoa serius). Tapi kalo boleh ya Tuhan, beri aku kesempatan untuk bisa memiliki hidupku, tanpa harus terbebani hidup orang lain. Kalau diam itu emang emas, oke gw bakal bisnis emas, dan terus mengejar mas2 ganteng!! Tapi feelingku sih aku gak bakal diam disini aja. Aku masih bisa pergi kemanapun yang aku suka. Aku bakal punya uang banyak, aku bisa nyetir mobil, bisa tetep nulis, menikah dengan orang yang sangat spesial, dan aku akan hidup lebih baik dari kakak-kakakku. Itu resolusi 2012-ku. Eh bukan. itu resolusi hidupku. Itulah ukuran suksesku. Aku selalu yakin akan ada suatu saat nanti. Buset, lama-lama jadi kayak oh mama oh papa ya^^. Nyesel pasti isinya curhat beneran, close gih heheheee

Kamis, 29 Desember 2011

New Hope

Buatku, setiap tahun memiliki arti. Aku belajar untuk menerima setiap detik kebaikan bahkan keburukan yang aku terima, karena tanpa itu semua aku tidak akan sampai pada hari ini dan bercerita pada dunia.

Selamat menyambut Tahun Baru,
Selamat mengawali Tahun Baru kalian
Harapan itu selalu ada, to be a driver of my own life, I’ll always try the best. Every second, every minute, every hour, every year, and in every hope God always be there, Allah yang aku cinta. Semoga bahagia untuk kamu semua.


P.S:Well, boleh juga kalo taun depan bisa ke Bandung sama Jakarta, dan punya pacar^^

Minggu, 11 Desember 2011

yes I want, and I said I will






Ini adalah gambar-gambar yang aku pasang jadi desktop background laptopku selama penggalauan skripsi kemarin, ditengah usahaku untuk bisa lulus dan wisuda tahun ini. Yah walaupun rada-rada lebay, tapi berhasil. Paling gak, dengan sabda2 yang aku tulis itu, mereka menyemangatiku, dan mimpi itu menjadi nyata.

Dan ini adalah tentang impian mereka

Do, aku pengen cepet lulus, biar cepet kerja, terus bisa cepet nikah. aku pengen dihalalkan untuk seseorang Do. Amin.-Eva

Dora...aku pengen nduwe mobil box. pengen duwe kolam budidaya ikan sing gedhe. Aku pengen mbojo neng usia mapan. duwe omah dewe, duwe anak sing lucu-lucu. Aku ra pengen mantenanku dirame-rame. Dora..sebelum itu semua terjadi. Aku kudu latihan nyetir sek dan punya pacar. Oye..Ayeo...-Meyka

Do, aku pengen cepet PENDADARAN biar bisa wisuda November!!Aamin..Ya Allah. Trus dapet pekerjaan yang keren dan halal biar bisa bantu nabung buat naik haji Ibu/bapak.Amin lagi Ya Allah.-Nana langsing (bohong^^)

Do, aku pengen cepet lulus, koncoku wis mulai akeh sing podo lulus. Setidaknya dengan cepat lulus bisa membanggakan orang tua-Kiki

Mba Do, aku pengen lemari. beliin ya...aku juga pengen rada gemuk+duwe pantat sing ra tepos. Selain itu aku pengen semester kie, pementasan drama kelasku SUKSES dan menjadi pementasan yang apik serta berkesan bagi setiap orang yang menyaksikan. Mbak Do, Mbak Mek, Mbak Yun, Mbak Na, Mbak Ki, Mbak Ev..ngemben pada nonton pementasan drama kelasku yaaa-windi

Do, aku pingin cepet ambil data, trus pendadaran, trus yudisium, trus wisuda. Moga tahun ini dah dapet gelar S.Pd. Amin. setelah lulus cepet dapet kerja dan dapat jodoh Do, ben ra single terus. Amin. Pokokmen ben iso membanggakan ortu-Yuni
Tulisan-tulisan itu adalah milik sahabat-sahabat kosku, yang mereka tempel di dinding kamarku. Gak ada maksud apa2 sih. Aku cuma berpikir bahwa, meski kadang aku benci kalau hanya menjadi seorang pemimpi. tapi dengan mimpi kita memang bisa lebih hidup. Catch your dreams, pinky and all of you :)
oke, yang ini cuma intermezo

Senin, 05 Desember 2011

This is my December, this is my time of the year :)

Selamat pagi, siang, dan malam Pak. Bapak tentu sudah tau saya (pede sedikit g papa ya Pak). Itu lho Pak, mahasiswi bimbingan Bapak yang selalu nunggu di KAI sampai waktu yang tidak ditentukan. Mahasiswi yang paling lama padahal hampir seminggu 2 kali bimbingan. Mahasiswi yang pernah nyuciin tea glass di kantor Bapak (g papa kok pak, w/ my pleasure). Mahasiswi yang diledekin temen karena saya punya pembimbing Anda. Saya mahasiswi yang pernah desperate 5 kali acc seminar tapi gak pernah pede buat maju ketemu narasumber. Mahasiswi yang  merekam omongan bapak selama bimbingan tapi setelah itu gak berani untuk memutar ulang. Sugesti saya jelek sekali pak. Saya Mahasiswi yang pernah nulis nama di balkon KAI. uppsss salah Pak!Maksudnya saya Mahasiswi yang saking bosennya nunggu di KAI sampe bikin cover lagu seperti ini
Kumenunggu, kumenunggu Pak… di balkon itu
Tak akan kutinggal sampai aku bertemu
Mengajukan revisi atas proposalku
Cinta itu, cintaku kepada skripsi dan bapak ibu
Agar kelak ku bisa lulus tepat waktu
Dapet kerja mengejar mimpi yang ku mau
Haruskah aku seminar, hati senang namun bimbang
Ada sukanya dan takutnya dan aku harus terima
Haruskah aku seminar, hati senang namun bimbang
Ternyata Tuhan pun berkata, belum waktunya
Ya pak, saya suka menyanyi, tapi saya tidak bisa bernyanyi. Saya suka Rossa, suaranya bagus banget!

Belum ingat saya Pak?? saya masih mahasiswi yang pernah dinasehatin di depan kelas anak pendidikan gara-gara saya memakai celana jeans. Saya yang bikin Bapak susah karena komputernya kena virus flashdisk saya. Saya mahasiswi yang sering menemani mahasiswa lain yang berkepentingan dengan Bapak entah sbg narasumber atau ketua penguji yang akhirnya mengalami hal konyol seperti yang saya alami. Saya yang menemani gundahnya Risang waktu disuruh Bapak membawa Al-Qur’an dan membacanya didepan kelas akuntansi 2010. Saya mahasiswi yang tanpa tau apa-apa, tapi Bapak menanyakan jadwal ujian Anda, jadwal kuliah Anda, bahkan apakah air dilantai 2 nyala atau gak. Saya yang Bapak bilang pinter, tapi gak lulus-lulus (bunuh diri deh). Saya mahasiswi yang salah menuliskan gelar nama Bapak, setelah kita punya wakil Dekan baru (doesn’t matter Sir, I know it). Saya mahasiswi yang selalu diketawain sama Pak Dosen muda gara2 saya gak lulus2, dan menyarankan saya untuk lebih sering dandan, apalagi pas pendadaran. Dosen yang baik. Saya yang sering menaruh makanan ke bagasi mobil Bapak dengan kunci yang Bapak beri. (Saya akan selalu ingat mobil Bapak beserta platnya ^^). Saya mahasiswi yang mengantar makanan bersama Bapak ke bagasi dan berkata sudah, waktu Bapak bertanya saya sudah makan belum? Padahal saya sangat berharap saya dikasih mpek-mpek Ulu Bundar itu Pak T_T. Saya mahasiswi bimbingan Bapak yang pernah melihat Bapak makan sendirian di Foodcourt, saat itu saya jadi ingat Bapak Ibu saya, Bapak pasti juga bekerja keras mencari nafkah untuk anak2nya sampai harus makan sendirian ditempat yang ramai itu.
Saya Dora Pak. Yap!!Dora lagi Dora lagi, itu kan yang sering Bapak bilang. Saya bangga saya tidak pernah punya alasan untuk marah atau jengkel atau kesal sekalipun kepada Bapak, seperti yang terjadi pada mahasiswa-mahasiswa lain. Terimakasih pak, atas segala bimbingan Bapak selama hampir setahun ini. Kebaikan, keramahan, kecerdasan ilmu yang Bapak bagikan kepada saya, telah membuat saya menjadi seperti ini. Saya akhirnya wisuda 03 Desember 2011 kemarin dan Alhamdulillah juga sudah mulai training kerja di Surabaya. Sayang di hari-hari terakhir saya dikampus, saya tidak sempat bertemu dan mengucapkan terimakasih pada Bapak. Salam hormat saya untuk Bapak dan rekan Bapak di KAI. Semoga Anda berdua selalu diberkahi Allah dan suatu saat saya dapat bertemu lagi dengan orang-orang hebat seperti kalian. 

Pak saya LULUS, Wisuda!!!!!
Kenalkan orang-orang hebat ini, Bapak dan Ibu saya

dan ini, sahabat2 saya, kami keren

huaaah, I dedicated this blog for my Lecturers, finally I sang that song. LP, My December